Tak peduli ancaman AS, Korut bakal tes rudal setiap saat
Merdeka.com - Korea Utara menyebutkan akan terus melakukan tes rudal tak peduli tempat dan waktu. Hal ini untuk mewujudkan mimpi rezim Kim Jong-un untuk menyelesaikan program senjata hingga akhir tahun.
Kim menyebutkan dalam pidato tahun baru, negara sudah mencapai 'tahap akhir' dalam pembangunan rudal balistik antarbenua (ICBM). Hal ini dianggap oleh Menteri Pertahanan Amerika Serikat Ash Carter sebagai ancaman serius.
Dilaporkan The Independent, Selasa (10/1), kantor berita pemerintah Korea Utara mengutip pernyataan juru bicara Kementerian Luar Negeri pada akhir pekan lalu, Pyongyang berhak untuk melakukan tes rudal balistik kapanpun dan dimana pun.
"ICBM tersebut akan kita luncurkan di mana sapa dan kapan saja ditentukan kantor pusat tertinggi Korea Utara," kata juru bicara Kemlu Korut tersebut.
Ungkapan jubir Kemlu Korea Utara tersebut dilontarkan usai Menhan AS mengatakan Amerika Serikat akan menembak jatuh setiap rudal yang diluncurkan Korea Utara. Menurut dia, rudal tersebut akan diatur untuk jatuh di wilayah Amerika Serikat atau wilayah sekutu AS.
Sementara itu, lewat akun Twitter resminya, Presiden AS terpilih Donald Trump menyebutkan senjata nuklir Korut tidak akan mampu mencapai AS.
"Hal itu tidak akan terjadi," seru Trump.
Dari laporan KCNA, pejabat Kemlu mereka mengatakan negara-negara yang ingin berurusan dengan Korea Utara, seperti halnya AS, wajib untuk tutup mulut.
"Siapa pun yang ingin berurusan dengan Korea Utara, disarankan untuk mengamankan cara berpikir, baru boleh berkomentar usai memiliki pemahaman yang jelas atas yang kami lakukan," pungkas pejabat tersebut. (mdk/che)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya