Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak mau merokok di depan umat Muslim, pejabat China turun jabatan

Tak mau merokok di depan umat Muslim, pejabat China turun jabatan Umat muslim china rayakan idul fitri. ©REUTERS/Stringer

Merdeka.com - Pejabat China, Jelil Matniyaz, diturunkan dari jabatannya karena diduga menolak merokok di depan umat Islam di Xianjing, sebuah wilayah berisi minoritas Muslim Uighur. Penurunan tersebut dilakukan karena pejabat itu dinilai mengambil sikap politik yang tidak stabil.

"Tindakannya yang 'tidak berani' merokok menunjukkan seolah dia patuh terhadap pemikiran keagamaan yang ekstrem di wilayah tersebut," kata seorang pejabat lokal kepada surat kabar Global Times, seperti dilansir dari laman Straits Times, Rabu (12/4).

Dia menambahkan, seorang anggota partai atau pejabat seharusnya memilih untuk merokok di depan penganut agama untuk menunjukkan komitmennya terhadap sekularisme.

Seperti diketahui, pemerintah China memandang para penganut Islam di Xianjiang menujukkan simbol ekstremisme Islam dengan cara menumbuhkan jenggot, memakai jilbab, dan puasa selama bulan Ramadan. Padahal, bagi umat Islam, hal tersebut merupakan kewajiban.

Matniyaz diturunkan dari jabatannya di sekretariat tingkat desa Partai Komunis dari anggota staf senior menjadi anggota staf biasa. Penurunan dianggap sebagai peringatan keras terhadap Matniyaz.

Penduduk minoritas Muslim di Xinjiang selama bertahun-tahun tersiksa oleh sejumlah serangan kekerasan yang dinilai pemerintah dilakukan oleh kelompok separatis Uighur. Kelompok tersebut dikatakan sejajar dengan jaringan teroris internasional.

Untuk menyikapinya, China kemudian mengeluarkan kebijakan untuk membatasi kegiatan keagamaan yang dianggap ekstrem termasuk menumbuhkan jenggot. Kebijakan itu, bagi rakyat Uighur, dinilai sebagai suatu tekanan budaya dan agama bagi mereka. Mereka merasa didiskriminasi dengan aturan tersebut.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP