Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak mau kecolongan lagi, Erdogan restrukturisasi badan militer Turki

Tak mau kecolongan lagi, Erdogan restrukturisasi badan militer Turki Presiden Reccep Tayyip Erdogan. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Usai gagalnya penggulingan rezim Turki oleh kelompok militer pemberontak, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan siap merestrukturisasi badan militer negaranya. Hal ini dimaksudkan agar Turki terhindar dari insiden serupa, di mana kelompok militer pemberontak berperan penting di dalamnya.

Melalui wawancara pertamanya kepada Reuters sejak deklarasi status darurat negaranya pekan lalu, Erdogan mengatakan bila bukan sesuatu yang mustahil adanya kudeta baru. Namun hal itu tidak akan mudah, karena Turki kini lebih waspada.

"Ini sangat jelas bahwa ada kesenjangan yang signifikan dan kekurangan di tubuh intelijen kami. Tidak ada upaya untuk coba menyangkal atau menyembunyikan hal itu. Saya mengatakan hal ini kepada kepala nasional intel kami," terang Erdogan di Istana Negara di Ankara, seperti dikutip dari Al Arabiya, Jumat (22/7).

Erdogan mengatakan sebuah pertemuan dengan Mahkamah Dewan Militer (YAS) akan ada untuk mengawasi jalannya restrukturisasi pada 1 Agustus mendatang. Dewan akan diketuai oleh Perdana Menteri dan kepala staf.

"Mereka akan bekerja sama dan dalam waktu dekat sebuah struktur baru akan terbentuk. Lewat struktur baru ini, saya yakin tentara militer kami akan mendapat jiwa baru," tandasnya.

gulen vs erdogan

Gulen vs Erdogan ©2016 Merdeka.com

Hingga saat ini, Erdogan masih memiliki pandangan bila Gerakan Gulen pimpinan ulama Fethullah Gulen di balik kudeta yang menewaskan 254 orang itu. Menurut harian Hurriyet, Mantan Kepala Angkatan Udara Jenderal Akin Ozturk adalah sebagai jenderal yang merencanakan dan mengeksekusi kudeta gagal itu.

(mdk/ard)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP