Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak ingin botak, Donald Trump minum obat penumbuh rambut

Tak ingin botak, Donald Trump minum obat penumbuh rambut rambut donald trump. ©Daily Beast

Merdeka.com - Sepertinya masalah kebotakan merupakan hal biasanya yang dialami setiap orang yang semakin bertambah usianya, termasuk di antaranya Donald Trump. Pria 70 tahun yang baru saja menjabat sebagai presiden Amerika Serikat itu rupanya meminum obat penumbuh rambut.

Hal ini dilontarkan langsung dokter kepresidenan Harold Bornstein. Dia menyarankan Trump untuk meminum obat penumbuh rambut.

Obat tersebut sebenarnya untuk prostat, yang mempengaruhi pertumbuhan rambut.

"Presiden Trump hanya meminum obat prostat itu dalam dosis kecil. Obat itu adalah finasteride," kata sang dokter, seperti dikutip dari koran Independent, Kamis (3/2).

Bornstein menyebutkan, finasteride adalah obat penurun kadar antigen spesifik prostat di dalam tubuh, yang juga digunakan untuk mengobati kerontokan rambut pada pria. Sang dokter bahkan mengaku dirinya juga meminum finasteride.

"Dia (Trump) memiliki masalah rambutnya sendiri. Saya juga demikian," ujarnya.

Meski demikian, pihak Gedung Putih sendiri tidak menyebutkan kalau Bornstein masih menjadi dokter kepresidenan. Mereka juga tidak mengatakan informasi yang dibocorkan sang dokter terhadap Trump benar.

Bornstein juga mengatakan miliarder properti ini membutuhkan obat untuk mengontrol rosacea (masalah kulit) yang diderita Trump. Dia juga mengonsumsi statin, yaitu obat penurun lipid untuk kolesterol dan darah tinggi.

Trump juga disebutkan meminum aspirin dosis kecil untuk mengurangi resiko serangan jantung.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP