Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Survei: 46 Persen Warga AS Sebut Kondisi Ekonomi Negaranya Masuk Kategori 'Miskin'

Survei: 46 Persen Warga AS Sebut Kondisi Ekonomi Negaranya Masuk Kategori 'Miskin' Aksi protes kematian George Floyd di AS. ©2020 AFP/Joseph Prezioso

Merdeka.com - Mayoritas warga Amerika Serikat (AS) masih khawatir tentang penyebaran virus corona, pesimistis tentang ekonomi bisa kembali normal tahun ini, dan kemampuan Presiden AS Donald Trump untuk menyatukan negara. Demikian hasil sebuah survei terbaru.

Jajak pendapat yang diselenggarakan NBC-Wall Street Journal mengungkapkan, delapan dari 10 responden mengatakan mereka percaya hal-hal tengah berada di luar kendali. Hanya 15 persen mengatakan AS "terkendali". Demikian dikutip dari The Straits Times, Senin (8/6).

Jajak pendapat dilakukan 28 Mei hingga 2 Juni - selama pecahnya unjuk rasa di berbagai kota menyusul kematian George Floyd di Minnesota, tetapi sebelumnya laporan pekerjaan bulanan pada Jumat (5 Juni) menunjukkan ekonomi mungkin membaik lebih cepat daripada yang dikhawatirkan.

Survei ini juga dilakukan ketika angka kematian Covid-19 di AS melewati 100.000 dan terus meningkat. Sekarang telah melampaui 110.000.

Gabungan 63 persen responden mengatakan mereka sangat atau agak khawatir mereka atau seseorang dalam keluarga mereka tertular Covid-19. Angka ini turun dari 73 persen pada April, dengan banyak penurunan datang dari orang-orang yang diidentifikasi sebagai pendukung Republik.

Takut Naik Pesawat

pesawat rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Ketika ditanya kapan krisis virus corona akan berhenti di AS, kapan perekonomian dapat kembali normal, 35 persen mengatakan pada tahun berikutnya, naik dari 26 persen dari survei April, dan 22 persen mengatakan beberapa bulan ke depan, turun dari 45 persen. Survei menemukan,17 persen responden mengatakan restart ekonomi akan memakan waktu lebih dari setahun, naik dari 6 persen dua bulan lalu.

Hampir dua pertiga responden, 66 persen, mengatakan mereka akan merasa tidak nyaman terbang di pesawat saat ini atau menghadiri pertemuan umum dalam skala besar. Sekitar 54 persen mengatakan mereka akan merasa tidak nyaman makan di restoran.

Laporan gaji bulanan pada Jumat, yang menunjukkan rekor 2,5 juta pekerja direkrut oleh pengusaha pada Mei dan penurunan tingkat pengangguran menjadi 13,3 persen, mungkin mengubah penilaian itu.

Secara nasional, Joe Biden berada di depan Trump dengan 7 poin dalam jajak pendapat NBC-Wall Street Journal, dari 49 persen menjadi 42 persen. Angka ini tidak berubah sejak April.

Survei dilakukan terhadap 1.000 responden terdaftar memiliki keseluruhan margin kesalahan (margin of error) kurang lebih 3,1 persen. Margin kesalahan pada pertanyaan "di luar kendali" adalah kurang lebih 3,6 persen.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP