Suami Mayang sayang binatang dan tak suka kekerasan
Merdeka.com - Media massa Australia mewawancarai sahabat dan tetangga Marcus PeteFr Volke, 28 tahun, pelaku pembunuhan keji yang menggegerkan negara itu. Pria bekerja sebagai koki ini membunuh istrinya, Mayang Prasetyo, memutilasi sebagian tubuh korban bahkan memasaknya.
Dari penelusuran surat kabar the Courier Mail, Selasa (7/10) Volke belum pernah punya catatan kejahatan sebelumnya. Dia juga bukan pengguna narkoba.
Pria kelahiran Kota Ballarat, Negara Bagian Victoria ini, pernah tinggal di Ibu Kota Vienna, Austria. Tapi, bekas teman sekolahnya di Ballarat menyebut Volke punya sisi kelam, walaupun tidak sering keluar.
"Dia kadang bisa lepas kendali, tapi itu wajar. Bahkan dia terhitung populer," kata bekas sejawat di SMA yang tidak mau ditulis namanya.
Lebih dari itu, Volke lewat laman Facebook-nya malah kerap menunjukkan kalau dia menyayangi binatang. Beberapa foto dia sedang menggendong kucing diunggah ke jejaring sosial populer ini. Dia menolak kekerasan terhadap hewan.
Volke juga pernah mengunggah artikel tentang pria yang dihajar geng karena melindungi perempuan. Dia menyebut lelaki itu jantan. Media Australia lantas mengaitkan posting itu dengan tindakannya menghabisi sang istri yang keji.
Itu sebabnya tetangga Volke, Kathryn Ebery merasa terkejut. Dia tak habis pikir mengapa pria yang dikenalnya dulu semasa sekolah bisa melakukan kejahatan besar.
"Aku sangat sedih melihat bagaimana hidupnya berakhir seperti itu," tulis Ebery.
Kasus ini menghebohkan warga Australia lantaran Volke tak tanggung-tanggung menghabisi Mayang. Bukan hanya membunuh lalu memutilasi pasangan hidupnya itu, dia pun diduga kuat polisi memasak bagian tubuh Mayang.
Setelah menghabisi istrinya, Volke kabur dari rumah lantas bunuh diri dengan menggorok lehernya, 100 meter dari apartemen mereka yang jadi lokasi pembunuhan.
(mdk/ard)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya