Stres diputus pacar, perempuan China ngaku bawa bom di pesawat
Merdeka.com - Pesawat maskapai Air China dari Kota Nanning Ke Beijing terpaksa melakukan pendaratan darurat setelah seorang penumpang wanita mengaku membawa bom.
Koran the Daily Mail melaporkan, Rabu (25/2), diketahui wanita yang bernama Wang Li mengatakan bom itu akan meledak sebelum mereka mendarat di Beijing. Pilot terpaksa melakukan pendaratan darurat di bandara Chongqing.
Wanita itu mengatakan kepada staf bahwa dia ingin bunuh diri setelah pacarnya mengakhiri hubungan mereka.
Setelah mendarat, pesawat Airbus A321-200 itu langsung ditangani polisi, petugas ambulans, dan pemadam kebakaran. Pesawat mendarat dengan selamat dan tidak ada yang terluka.
Tidak ada benda mencurigakan yang ditemukan di pesawat, diduga wanita itu membuat peringatan palsu.
Pusat komando di bandara Chongqing mengatakan mereka telah menerima laporan peringatan dari awak pesawat pada pukul 13:35 waktu setempat dan pesawat mendarat dengan selamat di bandara pada 14:00.
Kantor berita pemerintah China, Xinhua, melaporkan tiga orang penumpang kini sedang diperiksa.
Insiden ini terjadi sekitar 90 menit setelah pesawat itu lepas landas dari Nanning. Para penumpang telah diizinkan kembali ke pesawat untuk melanjutkan perjalanan mereka ke Beijing.
Laporan oleh: Adietyo Ganang Prakoso
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya