Stasiun televisi Iran salah sebut nama Paus

Reporter : Ardini Maharani | Kamis, 14 Maret 2013 09:37




Stasiun televisi Iran salah sebut nama Paus
Paus baru . ©REUTERS/Dylan Martinez

Merdeka.com - Paus Fransiskus I terpilih setelah putaran keempat, hari kedua konklaf diadakan di Kapel Sistina. Kecenderungan tradisi menggunakan bahasa latin. Hal ini membuat salah satu stasiun televisi Iran salah sebut nama Paus.

Surat kabar the Guardian melaporkan, Kamis (14/3), pengguna Twitter asal Negeri Mullah dengan akun @SaeedKD terbahak dan menuliskan kesalahan stasiun televisi itu. "Mereka menyebut Habemus Papam sebagai nama Paus baru. Kerja penerjemah sangat baik," kicaunya.

Habemus papam dimaksud berarti kita telah mempunyai Paus baru dalam bahasa latin. Hal ini membuat stasiun televisi itu terkena ejekan dari pengguna Twitter lantaran kesalahan penerjemah. Hingga kini status Twitter itu bahkan diulang sebanyak 45 kali dan mendapat tanda bintang.

Paus Fransiskus I asal Ibu Kota Buenos Aires, Argentina bakal memimpin 1,2 miliar umat Katolik sejagat. Warga berharap dia akan menjabat hingga akhir usia.

[din]


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Antre di SPBU, pengecer bensin dicekik & ditodong pistol polisi
  • Hasto beberkan isi pertemuan Tim Jokowi dengan Prabowo di Hyatt
  • Eh, Ternyata Banyak Hal Seru di Trailer 'JOKOWI ADALAH KITA'
  • Forum Betawi dan FPI ancam lengserkan Ahok di Hari Pahlawan
  • Kim So Hyun raih gelar Best Actor di Tokyo Drama Awards
  • Diam-diam, ternyata Jokowi pernah bertemu elite PKS
  • FPI bagikan angket untuk survei Ahok
  • Lorenzo pimpin sesi latihan kedua, Pedrosa kuasa latihan pertama
  • Pakistan bikin rancangan undang-undang anti kanibalisme
  • Purnawirawan TNI AL jadi calon menteri Jokowi dari Papua
  • SHOW MORE