Skandal korupsi, perdana menteri dan kabinet Mesir mundur
Merdeka.com - Perdana Menteri Mesir Ibrahim Mehleb dan kabinetnya kemarin mengundurkan diri dari pemerintahan lantaran skandal korupsi.
Presiden Abdul Fattah al-Sisi kemudian memerintahkan Menteri Perminyakan Sherif Ismail untuk segera membentuk kabinet baru pekan ini.
Media swasta di Mesir dalam beberapa pekan belakangan mengecam kinerja pemerintah yang buruk.
"Al-Sisi dan pasukan militernya bertanggung jawab atas ketidakberesan yang kita lihat," kata jurnalis dan penyiar televisi terkenal Ibrahim Eissa. "Semua menteri yang tidak becus adalah pilihan Mehleb," kata dia, seperti dilansir koran the Daily Mail, Sabtu (12/9).
Senin lalu Menteri Pertanian Salah el-Din Helal ditangkap setelah mengajukan permohonan mengundurkan diri di tengah penyelidikan atas dirinya dan koleganya. Dia diduga menerima suap sebesar Rp 14 miliar.
Pemerintah Mesir selama ini dituding membuat korupsi kian merajalela, terutama dalam urusan pertanahan. Al-Sisi berulang kali mengatakan dia akan memerangi korupsi. (mdk/pan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya