Sinyal pemberi harapan
Merdeka.com - Sebulan sudah pesawat Malaysia Airlines bernomor penerbangan MH370 menghilang secara mendadak dari radar Bandar Udara Internasional Selangor di Ibu Kota Kuala Lumpur, Malaysia. Perburuan terus dilakukan dengan satu harapan, membawa seluruh penumpang kembali ke keluarga mereka.
Sabtu (5/4) radar dari kapal milik China menangkap sebuah sinyal dengan frekuensi 37,5 kHz di sebelah selatan Samudera Hindia, lokasi selama ini diyakini tempat berakhirnya penerbangan pesawat jenis jet Boeing 777-200 itu, demikian dilansir kantor berita Xinhua.
Sinyal ini paling menjanjikan lantaran bukti-bukti sebelumnya hanya berupa gambar satelit yang setelah ditelusuri bukan puing bekas pesawat melainkan kapal. Sinyal kali ini sejumlah suara konsisten serupa dengan yang dipancarkan sebuah kotak hitam dari pesawat.
Letaknya di kedalaman 4.500 meter, demikian keterangan Angus Houston, kepala pusat Koordinasi Badan Gabungan pencari MH370. Dipastikan perlu waktu berhari-hari demi mencapai kedalaman demikian. "Kami akan mengerahkan sejumlah kapal selam," ujar Houston.
Meski demikian dia tidak berani menjanjikan sinyal itu memang kotak hitam milik Malaysia Airlines yang hilang pada 8 Maret dengan 239 penumpang di dalamnya.
Tim gabungan ini jauh lebih punya gerak ketimbang pemerintah Malaysia terkesan mencla mencle dan lepas tanggung jawab. Para pejabat Negeri Jiran itu banyak berspekulasi termasuk melontarkan pendapat pesawat itu kemungkinan memutari wilayah Indonesia demi menghindari radar.
Para pencari ini harus tanding dengan waktu yang tinggal sedikit. Hari ini sinyal kotak hitam MH370 bisa jadi selesai umurnya. Mereka tengah bergegas mencari sumber sinyal sebelum akhirnya kotak itu benar-benar mati lantaran hanya dirancang mengirim tanda selama 30 hari dari masa diaktifkan.
Semua pencarian ini masih meninggalkan banyak pertanyaan besar, termasuk kenapa pesawat berbalik arah sedemikian jauh dan sebagainya termasuk di mana keberadaan burung besi itu kini.
(mdk/din)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya