Setelah Ahed Tamimi, Israel tangkap ibu dan sepupunya
Merdeka.com - Tentara dan polisi Israel kemarin menangkap sepupu dan ibu dari Ahed Tamimi, remaja perempuan Palestina berusia 16 tahun yang terkenal karena videonya menampar tentara Israel menjadi viral di media sosial.
Sebelumnya pada Selasa subuh pukul 04.00 Tamimi sudah ditangkap lebih dulu di rumahnya.
Ayahnya Tamimi yang berusia 40 tahun juga dipanggil polisi Israel untuk dilakukan interogasi hari ini.
Pada Jumat lalu Tamimi dan sepupu yang tertua, Nur (21 tahun), memprotes dua tentara Israel di dekat rumah Tamimi. Dalam video yang beredar luas Tamimi terlihat memukul dan menampar tentara Israel itu.
Ayah Tamimi mengatakan putrinya bereaksi ketika tentara Israel menembak sepupunya, Muhammad al-Tamimi, pada 15 Desember lalu, ketika ikut berunjuk rasa menentang keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Sepupu Tamimi berusia 14 tahun itu kini dalam keadaan koma karena diterjang peluru karet tentara Israel di bagian kepala.
Laman the Jerusalem Post melaporkan, Kamis (21/12), pada sidang pertama di Pengadilan Militer Ofer Israel, polisi diberi izin untuk memperpanjang masa penahanan Tamimi selama enam hari lagi untuk menyelidiki keterlibatan Tamimi dalam insiden lain.
Pengacara Tamimi, Gaby Lasky berencana mengajukan banding atas keputusan tersebut.
Ibu Tamimi, Nariman, juga ditangkap kemarin, sewaktu dia pergi ke tahanan untuk menemani putrinya diinterogasi. Sementara Nur juga ditangkap kemarin pagi.Keduanya, Nur dan Nariman, menjalani sidang pertama di Pengadilan Militer Ofer Rabu waktu setempat.
"Setiap orang terlibat, tidak hanya anak perempuan itu, tapi juga orangtuanya dan orang lain di sekitar mereka, tidak akan luput dari apa yang layak mereka dapatkan," kata Menteri Pertahanan Israel Avigdor Liberman kemarin.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya