Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Setahun setelah tragedi di New Delhi

Setahun setelah tragedi di New Delhi Keluarga mahasiswi korban pemerkosaan di India. ©BBC

Merdeka.com - 16 Desember 2012. Malam itu seorang ayah di India baru saja pulang dari tempat kerjanya di bandara internasional New Delhi. Penat dan lelah belum lagi hilang dari tubuhnya ketika dia menerima telepon dari seorang polisi.

Suara di ujung telepon sana mengabarkan peristiwa yang mengubah kehidupan keluarganya hingga setahun kemudian. Putrinya, mahasiswi kedokteran, baru saja mengalami kecelakaan dan sudah dibawa ke sebuah rumah sakit. Sejam kemudian dokter rumah sakit meneleponnya: anaknya telah diperkosa beramai-ramai secara brutal oleh sekelompok pemuda di dalam sebuah bus sedang berjalan.

Dua pekan kemudian dia meninggal di sebuah rumah sakit di Singapura. Sejak itu India dilanda unjuk rasa besar-besaran menuntut para pelaku pemerkosaan dihukum seberat-beratnya. Kejadian itu menjadi sorotan dunia internasional.

Tahun berganti setelah peristiwa mengenaskan itu terjadi. Keluarga korban kini tinggal di sebuah apartemen dua ruangan yang dihadiahi pemerintah di sebuah kawasan di Ibu Kota New Delhi, seperti dilansir BBC, Senin (16/12). Meski lampu tangga terkadang mati saat malam tapi tempat tinggal itu lebih mewah ketimbang rumah mereka dulu yang terbuat dari bata rapuh dan biasa terkena banjir jika musim hujan tiba.

Sang ayah kini berusia 54 tahun mendapat pekerjaan baru dengan jam kerja normal dan digaji Rp 4 juta per bulan. Sebelum peristiwa itu terjadi dia hanya digaji Rp 1,2 juta per bulan mengangkut koper-koper barang bawaan penumpang pesawat di bandara.

Keluarga itu punya dua putra berusia 21 dan 17 tahun. Kakak perempuan mereka berusia 23 tahun ketika meninggal akibat pemerkosaan brutal itu. Anak laki-laki tertua kini sedang kuliah teknik di sebuah sekolah terkenal di kota tempat mereka tinggal. Uang sekolahnya dibayari pemerintah. Dia akan menjadi ahli komputer jika lulus nanti. Sang adik kini sedang belajar untuk menjadi dokter.

(mdk/fas)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP