Sering kena asap kotoran sapi, Taj Mahal menguning
Merdeka.com - Larangan unik kini dikeluarkan oleh Negara Bagian Agra, India. Warga di sekitar Bangunan Taj Mahal dilarang membakar kotoran sapi seperti tradisi nenek moyang mereka.
Aktivitas bakar kotoran itu rupanya memicu asap yang mempengaruhi warna cagar budaya peninggalan abad ke-17 ini. "Kekhawatiran warna Taj Mahal berubah selalu muncul. Oleh sebab itu, kami memutuskan larangan tersebut," kata Kepala Pengelola Taj Mahal Pradeep Bhatnagar seperti dilansir Channel News Asia, Rabu (14/1).
Perubahan warna tembok bangunan yang masuk keajaiban dunia ini pertama kali diketahui dari penelitian Balai Arkeologi India. Asap kotoran sapi yang dipakai sebagai bahan bakar ini menyebabkan Taj Mahal kini kekuning-kuningan dibandingkan seabad lalu.
Bhatnagar berharap pemda Agra mendukung keputusan tersebut, sembari mengarahkan penduduk beralih memakai bahan bakar alami yang tidak berbahaya. Misalnya gas cair.
Larangan untuk melindungi Taj Mahal pernah dikeluarkan sebelumnya oleh Mahkamah Agung India. Pada 1996, industri berbahan bakar batu bara dilarang beroperasi di wilayah 10.400 kilometer persegi sekitar istana yang dibangun Shah Jahan itu.
(mdk/ard)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya