Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sering disiksa, anak-anak Ethiopia kini tak boleh diadopsi orang asing

Sering disiksa, anak-anak Ethiopia kini tak boleh diadopsi orang asing Anak-anak Ethiopia. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Ethiopia mengeluarkan larangan adopsi bagi orangtua dari negara asing. Hal itu dilakukan untuk melindungi anak-anak di negerinya lantaran banyak laporan mengenai anak-anak adopsi dari Ethiopia yang diperlakukan secara kejam oleh orang tua angkat mereka.

Berdasarkan laporan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Afrika Timur khususnya Ethiopia adalah salah satu sumber adopsi terbesar Negeri Adidaya. Tidak hanya orangtua dari kalangan biasa, para selebritas banyak yang mengadopsi anak-anak dari Ethiopia termasuk Angelina Jolie dan Mary-Louise Parker.

Sejak tahun 1999, lebih dari 15.000 anak-anak dari Ethiopia telah diadopsi oleh keluarga di AS. Namun pada 2013 lalu, anak adopsi dari negara tersebut disiksa oleh orangtua asal AS hingga tewas. Akibatnya pasangan suami-istri tersebut harus mendekam di penjara.

Kasus tersebut kemudian memicu protes dan perdebatan di negara tersebut. Akhirnya, pihak berwenang pun mengambil keputusan untuk mengurangi angka adopsi asing tahun itu sebesar 90 persen.

"Anak-anak yang rentan seharusnya dirawat oleh layanan negara dan tumbuh ditanah air mereka dengan budaya serta bahasa mereka sendiri," seorang anggota parlemen Ethiopia berpendapat, seperti dilansir dari laman Time, Kamis (11/1).

Sementara itu, kelompok hak asasi manusia internasional mengecam program adopsi negara tersebut dengan mengatakan bahwa kemungkinan eksploitasi dan perdagangan manusia sangat besar mengingat betapa mudahnya proses adopsi yang diajukan.

Negara Denmark, pada 2016 lalu, mengeluarkan larangan adopsi anak dari Ethiopia karena sistem adopsinya tersendiri dan kurangnya informasi tentang asal-usul dari anak tersebut.

(mdk/ary)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP