Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Serangan drone AS diduga tewaskan pemimpin Taliban Afghanistan

Serangan drone AS diduga tewaskan pemimpin Taliban Afghanistan Mullah Akhtar Mansour. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Serangan udara Amerika Serikat yang menargetkan kelompok militan Taliban, diduga menewaskan pemimpin kelompok tersebut. Mullah Akhtar Mansour, diduga tewas akibat serangan pesawat tanpa awak (drone) AS itu.

Juru Bicara Pentagon, Peter Cook, menyebut Mansour sebagai hambatan untuk menciptakan perdamaian dan rekonsiliasi antara pemerintah Afghanistan dan Taliban. Selain itu, Mansour juga terlibat merencanakan serangan serta mengancam AS, Afghanistan dan tentara sekutu.

Cook menyebutkan serangan udara memang menargetkan Mansour. Meski demikian, dia menolak berspekulasi atas kematian orang paling dicari di Afghanistan tersebut.

"Kami tentu masih menunggu hasil dari penyerangan, dan akan kami berikan informasinya jika sudah ada," kata dia seperti dilansir dari Reuters, Minggu (22/5).

Seorang komandan Taliban yang dekat dengan Mansour membantah pria itu telah meninggal.

"Ya, kami sering mendengar laporan tak berdasar itu, ini bukan yang pertama. Saya tegasnya, Mullah Mansour tidak terbunuh," ujar pria tak disebutkan namanya itu.

Sebelumnya, pada Desember 2015, Mansour dilaporkan terluka dan kemungkinan terbunuh dalam adu tembakan di sebuah rumah pemimpin Taliban lainnya di sekitar Quetta, Pakistan.

Mantan Duta Besar Pakistan untuk Amerika Serikat, Husain Haqqani, memprediksi hubungan yang menegang antara AS dan militer Pakistan. Dia mengatakan bahwa serangan ini menempatkan Intelijen Pakistan (ISI) dalam keadaan siaga.

(mdk/ard)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP