Serangan Bom Bunuh Diri Taliban, 126 Tentara Afghanistan Tewas
Merdeka.com - Serangan bom bunuh diri di pangkalan militer Afghanistan kemarin menewaskan ratusan tentara. Serangan itu terjadi di 44 kilometer sebelah barat daya Ibu Kota Kabul.
Pejabat Afghanistan mengatakan korban tewas sedikitnya 45 orang, seperti dikutip kantor berita the Associated Press. Sementara laporan lain menyebut angka korban lebih tinggi.
Dilansir dari laman Aljazeera, Selasa (22/1), anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Nafisa Selai Wardak mengatakan setidaknya 126 tentara Afghanistan tewas dalam serangan Senin pagi itu.
Seorang pengebom bunuh diri meledakkan bom mobil di luar pangkalan militer Maidan Shahr, ibu kota provinsi Wardak.
Anggota dewan lainnya, Khawanin Sulatni, mengatakan kepada kantor berita The Associated Press, serangan ini juga melukai 70 orang.
Awalnya pemerintah mengatakan korban tewas adalah 12 orang dan 30 luka.
Kepala Departemen Kesehatan Salem Asgherkhail mengatakan, sejumlah korban luka dirawat di rumah sakit daerah dan sebagian lagi yang luka serius dibawa ke Kabul.
Harian the New York Times melaporkan, pangkalan itu adalah tempat pusat pelatihan badan intelijen nasional, NDS.
Jika kabar ini benar maka angka korban tewas ini adalah yang terbanyak bagia badan intelijen dalam perang selama 17 tahun ini.
Wakil juru bicara Kementerian Dalam Negeri Nasrat Rahimi mengatakan kelompok militan Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan mematikan ini.
Dalam beberapa bulan belakangan Taliban kian gencar melancarkan serangan terhadap militer kemungkinan untuk memperluas pengaruh mereka dan meraih posisi tawar lebih tinggi dalam pembicaraan damai di masa akan datang.
Menurut data dari Inspektur Jenderal Rekonstruksi Afghanistan (SIGAR), Taliban kini menguasai hampir separuh wilayah Afghanistan.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya