Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Seragam pelajar perempuan di Inggris memancing tindak pelecehan

Seragam pelajar perempuan di Inggris memancing tindak pelecehan Ilustrasi Pelecehan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Survei baru dari Plan Internasional UK menemukan bahwa seragam pelajar perempuan di Inggris memancing terjadinya pelecehan.

Dilansir dari The Straits Time, Selasa (9/10), sepertiga perempuan di Inggris mengaku bahwa mereka telah dilecehkan secara seksual saat masih berseragam sekolah. Di Inggris, hampir seluruh pelajar menggunakan seragam.

Responden survei tersebut melaporkan bahwa mereka sering 'digodain dan disiuli'. Satu dari tujuh responden mengatakan, mereka pernah dikuntit kerumah saat menggunakan seragam.

Beberapa mengatakan bahwa para pria kerap mengambil gambar mereka menggunakan rok pendek. Hal tersebut dirasa dapat merangsang para lelaki.

Ffion (25), ingat pelecehan yang datang saat ia duduk di bangku SMA.

"Saya tidak pernah mengalami pelecehan seksual sebelumnya. Hingga, para lelaki meminta untuk foto bersama saya menggunakan seragam. Itu sangat mengerikan. Sebelum itu, dalam perjalanan pulang sekolah saya merasa sangat takut," ungkapnya.

Penelitian ini mengumpulkan 1.000 gadis dan wanita berusia 14 hingga 21 tahun. Selain itu, para peneliti juga melakukan wawancara dengan wanita muda dan akademisi.

Selain itu, 8 persen responden mengatakan bahwa mereka difilmkan atau difoto oleh orang yang tidak mereka kenal.

Banyak gadis mengatakan bahwa mereka merasa pelecehan adalah sebuah bagian dari pertumbuhan.

Plan International UK menyebut pelecehan jalanan sebagai bentuk 'kekerasan berbasis gender'. Ini telah mendorong kampanye publik untuk mengkomunikasikan bahwa pelecehan semakin marak, serta pelatihan pengamat untuk mengajarkan saksi bagaimana cara aman campur tangan.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP