Seragam atlet Olimpiade Mesir palsu
Merdeka.com - Kejadian memalukan menimpa kontingen renang indah asal Mesir di Olimpiade London kemarin. Atlet perempuan Yomna Khalaf mengaku Komite Olahraga Mesir (EOC) membekalinya dengan sebuah baju renang Nike bajakan buat bertanding di ajang internasional.
Atlet 20 tahun ini jeli dan menyadari pakaian renang yang dia bakal gunakan bertanding memiliki bahan berkualitas buruk. Tidak ingin menanggung malu dan mengurangi performanya, dia langsung berburu produk Nike asli di seputaran London. "Sungguh mengesalkan karena saya harus membeli perlengkapan renang dengan uang pribadi hingga 213 Pound Sterling (setara Rp 3,1 juta)," ujar Khalaf lewat akun Twitternya, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Kamis (26/7).
Bukan hanya pakaian renang, dari temuan Khalaf bersama teman-teman setim, mulai dari tas hingga sepatu yang mereka gunakan semuanya barang bajakan. "Paling lucu tas kami menggunakan logo Nike, tapi risletingnya Adidas," kata dia lebih lanjut.
Menanggapi temuan memalukan ini Sektretaris Jenderal EOC, Mahmud Ahmad, mengaku kecolongan. Salah satu staf pendamping atlet tidak sadar produk yang dia beli adalah bajakan asal China. "Produk Nike asli di Mesir rata-rata juga dibikin di China, kedua barang itu juga mirip, sehingga orang bisa salah memilih," kata Ahmad.
Pihak Nike mengaku tidak marah meski salah satu peserta Olimpiade ketahuan memakai produk palsu dengan merek mereka. Perwakilan perusahaan Amerika Serikat itu mengaku pihaknya sudah mengawasi beberapa distributor nakal di Negeri Piramida itu.
Nike mengaku siap bekerjasama dengan EOC untuk memasok perlengkapan olahraga asli bila mereka bersedia. Atau, kalau Mesir sudah tidak merasa malu tentunya. (mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya