Seorang waria pertama kalinya terpilih jadi senator Filipina
Merdeka.com - Namanya Geraldine Roman, seorang politikus asal Filipina yang menjadi perbincangan akhir-akhir ini. Namanya mencuat kala tekadnya menjadi politikus transgender pertama di negara Katolik itu semakin kuat.
Ambisinya yang besar untuk mendapat kursi di parlemen kini menjadi nyata. Roman kini menjadi sejarah politikus transgender pertama di Filipina. Dia meraup 62 persen dukungan dari kampung halamannya di Bataan.
Usai memenangkan hati para warga Filipina dalam pemilu Senin kemarin, Roman membuka harapan bagi kaum LGBT Filipina untuk semakin terbuka di masyarakat. Pasalnya, dengan ketatnya pengajaran Katolik di negara tersebut, perceraian, aborsi dan juga pernikahan sesama jenis dilarang.yang m
"Politik fanatisme, kebencian dan diskriminasi tidak akan menang. Mereka yang menang adalah politik dengan cinta, menerima dan menghormati," ujar Roman setelah memenangkan kursi di Kongres menwakili Provinsi Bataan, seperti dikutip dari The Guardian, Rabu (11/5).
Meski seorang Katolik, Roman mengatakan dia berharap kefanatikan tidak memengaruhinya. DIa menuturkan akan menjadi seorang pembuat hukum yang bisa dikritik jika ada isu politik yang tidak diambil secara serius.
"Saya sangat senang (dengan kemenangan ini). Saya juga sangat bersemangat bekerja dan saya sadar menjadi perbincangan hangat orang-orang lantaran saya transgender. Orang menganggap transgender sangat menjijikkan dan tidak bisa berbuat apa-apa. Akan saya buktikan pemikiran tersebut salah besar," lanjut dia.
Roman menjadi seorang politikus yang berani mengambil resiko dengan mendukung kaum transgender. Hal ini tidak berani dilakukan politikus lain karena takut kehilangan dukungan gereja Katolik dan kelompok agama lain di Filipina.
(mdk/ard)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya