Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Seniman Rusia tukang kritik Presiden Putin tewas misterius

Seniman Rusia tukang kritik Presiden Putin tewas misterius Alexei Devotchenko (kiri), mendiang seniman tukang kritik Putin. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Seniman terkenal Rusia yang sering mengkritik Presiden Vladimir Putin, Alexei Devotchenko, ditemukan tewas di tempat tinggalnya di Ibu Kota Moskow. Tubuh Alexei ditemukan bersimbah darah di apartemennya pada Rabu (5/11) sore.

Belum diketahui bagaimana Alexei meninggal. Beberapa surat kabar di Rusia mengatakan saat jasadnya ditemukan polisi, dia sudah meninggal bersimbah darah di apartemennya.

Salah satu media online, Lifenews melaporkan Alexei memecahkan lemari kaca dengan tangannya dan meninggal karena kehabisan darah karena luka yang ditimbulkan akibat kecelakaan tersebut. Mereka mengatakan ada beberapa botol kosong bekas whiskey dan beberapa paket phenazepam, obat legal yang biasa digunakan oleh penderita epilepsi, ditemukan didekat tubuhnya.

Sementara itu, salah satu investigator meyakini tidak ada alasan yang kuat seandainya artis ini tewas dibunuh pelaku kriminal.Polisi setempat mengatakan Rabu sore lalu telah dilakukan investigasi.

Alexei sendiri dikenal sebagai seniman yang cukup sering bermain dalam drama televisi dan di panggung megah Moscow Art Theatre. Ia juga tampil di sebuah teater produksi King Lear di London, Inggris pada 2006 lalu.

Ia juga dikenal aktif sebagai aktivis oposisi dan mengambil bagian pada saat protes anti-Kremlin pada sepuluh tahun terakhir. Pria 49 tahun ini pernah menerima penghargaan pada tahun 2011, dalam acara penghargaan itu dia merasa 'malu' menerima penghargaan 'dari tangan Putin'. Alexei meyakini Putin ingin menjadikan dirinya mirip kaisar dan menguasai Rusia secara otoriter.

Suatu waktu ia pernah menulis serangan pada Putin. "Saya cukup muak dengan hal-hal yang berbau 'kaisar', dengan segala kebohongannya, pencurian yang dilakukannya, penerimaan suap dan banyak hal lainnya."

Alexei juga mengkritik militer Rusia yang mengintervensi Ukraina dan menandatangani surat terbuka dari para seniman Rusia untuk menghukum aksi Kremlin pada Maret lalu.

Kematian Alexei berbarengan dengan pengumuman Putin menjadi sosok paling berkuasa di dunia versi Forbes. (mdk/ard)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP