Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sempat dukung, Duterte berbalik tolak perkawinan sejenis

Sempat dukung, Duterte berbalik tolak perkawinan sejenis Rodrigo Duterte. ©2016 REUTERS/Damir Sagolj

Merdeka.com - Sebelum menjadi Presiden Filipina, Rodrigo Duterte dikenal sebagai penganut anti-diskriminasi khususnya untuk urusan orientasi seksual seseorang. Bahkan, di masa kampanye dia sempat berkata akan mempertimbangkan untuk melegalkan perkawinan sesama jenis apabila diminta.

"Tidak ada hal yang patut dipermasalahkan dengan menjadi gay. Beberapa keluarga saya ada penganut homoseksual," kata Duterte saat ditanya pandangannya tentang LGBT pada 2015 lalu, seperti dilansir dari laman BBC, Selasa (21/3).

Namun kini, presiden kontroversial itu menarik kembali dukungan terhadap pernikahan sesama jenis di negaranya. Pertanyaan tersebut diungkapkan dalam pidatonya saat melakukan kunjungan resmi di Ibu Kota Nay Pyi Taw, Myanmar.

"Tidak ada ketentuan seseorang mau menjadi laki-laki atau perempuan. Itu tergantung budaya mereka. Tetapi hal itu tidak berlaku untuk kita. Kita penganut Katolik dan ada hukum perdata yang mengharuskan kita menikah dengan yang bukan sesama jenis," ujarnya seperti tercantum dalam transkip pidato diberikan kepada wartawan.

Pernyataan terkait LGBT diungkapkan Duterte merujuk kepada majalah Time yang baru-baru ini menerbitkan artikel tentang komunitas transgender di Amerika Serikat. Dalam kesempatan tersebut juga Duterte memberikan kritik terhadap budaya Barat yang menurutnya telah menyebabkan kerusakan nilai-nilai di Filipina.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP