Selamatkan prajurit pembelot Korut, tentara Korsel & AS dapat penghargaan
Merdeka.com - Pasukan tentara Korea Selatan dan Amerika Serikat diberi penghargaan atas upaya mereka menyelamatkan pembelot Korea Utara yang terluka berat karena melintasi perbatasan. Tiga tentara Korut dan tiga tentara AS yang memimpin penyelamatan itu diberi medali oleh Komandan Pasukan AS dan Korea Selatan (USFK).
"Medali ini diberikan secara pribadi oleh Komandan USFK, David Brooks, dalam sebuah upaya berlangsung pada Kamis lalu," demikian laporan tertulis di laman Facebook USFK, seperti dikutip dari Channel News Asia, Jumat (24/11).
Dalam sebuah cuplikan rekaman dari kamera keamanan yang dirilis oleh Komando PBB awal pekan ini, para tentara tersebut terlihat menyeret pembelot Korut dari wilayah perbatasan ke tempat aman. Saat diselamatkan, pembelot tersebut sudah dalam keadaan tak sadarkan diri karena terkena enam luka tembakan.
Berkat keberanian dan tindakan cepat dari pasukan tentara itu, kini pembelot tersebut sudah dalam keadaan stabil dan seluruh peluru yang bersarang di tubuhnya sudah berhasil dikeluarkan.
Di saat Korsel memberi penghargaan kepada tentaranya, sebaliknya, Korea Utara justru memberi sanksi kepada pasukan tentara yang 'kecolongan' dan gagal mencegah pembelot melarikan diri.
Dalam sebuah foto didapat saat diplomat senior Korsel berkunjung ke Area Keamanan Bersama (JSA), terlihat pasukan tentara yang sebelumnya berjaga di tempat tersebut telah berganti dan tidak memakai seragam seperti biasanya. Selain itu, ada juga pekerja yang tampak sedang menggali parit di sisi garis Korut dengan sekop.
"Para pekerja itu diawasai ketat oleh pasukan tentara. Tidak hanya dua orang itu yang tertangkap dalam foto, tetapi beberapa lainnya juga sedang menggali parit di sepanjang bagungan," kata pejabat yang menolak menginformasikan namanya.
Pejabat itu pun menambahkan dua pohon baru ditanam di lahan kecil antara selokan dan wilayah Korsel. Ini jelas-jelas dinilai sebagai usaha Korut untuk mencegah pembelot berkendara menembus wilayah itu.
Sementara itu, seorang pejabat intelijen menyatakan bahwa Korut telah menjaga sekitar 35 sampai 40 tentara yang menjaga JSA pada saat kejadian berlangsung. Namun diriinya enggan mengonfirmasi tentang pengurangan jumlah penjaga perbatasan tersebut.
"Kami memantau dengan seksama gerakan militer Korut di JSA. Tetapi ada batasan informasi yang bisa kita bagikan ke publik," tegas pejabat itu. (mdk/ian)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya