Selama memerintah, Barack Obama sudah bunuh 117 warga sipil di dunia
Merdeka.com - Selama memerintah, Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama memang tak pernah mengirim tentaranya untuk berperang secara langsung. Meski sampai saat ini masih ada beberapa pasukan AS yang bertahan di Afghanistan maupun Irak.
Dalam rilis yang diungkap intelijen AS menyebutkan, selama pemerintahan Obama sedikitnya 117 warga sipil tewas, baik dalam serangan drone atau serbuan antiteror yang terjadi di Pakistan, Yaman atau lokasi-lokasi lainnya.
Dilansir kantor berita Associated Press, Jumat (20/1), laporan itu diterbitkan sebagai respons atas tekanan publik untuk mendapatkan informasi mengenai operasi AS di seluruh dunia.
Dalam laporan pertama, yang diterbitkan setahun lalu, menyatakan terdapat 64 dan 116 warga sipil tewas selama tujuh tahun pemerintahan Obama. Informasi terakhir, satu orang warga sipil diketahui terbunuh setahun silam.
Sampai saat ini, militer AS dan CIA menggelar operasi khusus di Pakistan, Yaman, Irak, Suriah, Afghanistan, Somalia dan Libya. Data itu tak termasuk korban tewas yang berlangsung di zona perang Irak, Suriah dan Afghanistan.
Aktivis hak asasi manusia dan lainnya terus mengkritik pemerintah, mereka menyebut serangan-serangan itu merupakan tindakan kejam dan tidak berperikemanusiaan.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya