Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Selama 5 tahun, pria ini berhasil kumpulkan 50 kg ranjau paku

Selama 5 tahun, pria ini berhasil kumpulkan 50 kg ranjau paku Pria India kumpulkan ranjau paku. ©2017 Daily Mail

Merdeka.com - Seorang insinyur asal India, Benedict Jebakumar menghabiskan lima tahun terakhir untuk mengumpulkan lebih dari 50 kilogram paku berkarat. Paku-paku tersebut disebar ke seluruh jalan sibuk oleh pemilik bengkel terdekat yang mencoba mencari keuntungan. Di Indonesia dikenal sebagai ranjau paku.

Jebakumar memulai misinya sejak 2012 setelah sering mengalami ban bocor setiap berangkat kerja. Sebagian besar diakibatkan karena ranjau paku di sepanjang jalan lingkar luar dekat rumahnya di Bangalore, India.

"Saya telah melihat orang dengan sengaja menghamburkan paku berulang kali di sepanjang jalan lingkar luar Bangalore sejak 2012. Ini telah menjadi ancaman bagi masyarakat" kata Jebakumar kepada media lokal seperti dikutip dari harian Daily Mail, Senin, (16/1).

"Tindakan semacam ini dilakukan orang jahat untuk menghasilkan uang dari memperbaiki ban bocor. Saya sudah menginformasikan hal ini kepada pihak berwenang, tetapi sampai sekarang belum ada tindakan dan ulah mereka masih berlanjut," sambungnya.

Jebakumar awalnya mengambil paku yang bisa dia lihat di jalan dengan tangan mulai pukul 07.00, sebelum berangkat bekerja dan melanjutkannya usai kembali dari bekerja. Namun, dia kemudian mendapatkan ide untuk mendapatkan paku lebih banyak dengan alat magnetik.

Setelah memperoleh lebih dari 50 kilogram paku, Jebakumar pun memfoto dan membagikan temuannya itu ke halaman media sosial Facebook bernama My Road, My Responsibility (Jalanku, Tanggung Jawabku) agar lebih banyak orang melaporkan hal ini ke pihak berwenang setempat.

Selama melakukan misinya itu, tak pernah ada seorangpun yang datang dan bertanya kepadanya apa yang sedang dilakukannya.

"Di zaman yang serba cepat ini, tidak ada seorang pun yang memerhatikan ada seorang pria keluyuran di jalan utama sibuk mencari sesuatu. Mereka bahkan tidak sadar, paku-paku ini adalah potensi ancaman bagi kendaraan mereka," tutur Jebakumar.

Kini, Jebakumar tidak lagi mengendarai mobilnya untuk bekerja. Dia memilih bersepeda untuk menghindari resiko ban bocor yang mungkin akan dialaminya.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP