Sekutu Yanukovych berusaha kabur secara dramatis dari Ukraina
Merdeka.com - Para pengawal dari dua sekutu dekat Presiden Ukraina Viktor Yanukovych, yang digulingkan, menembaki penjaga perbatasan ketika mereka diblokir dari upaya melarikan diri dari negara itu.
Beberapa sekutu Yanukovych telah dilaporkan berusaha melarikan diri, saat mantan presiden itu juga berusaha kabur, atau membelot selama hari-hari terakhir bentrokan mematikan antara pasukan keamanan dan pengunjuk rasa antipemerintah di Ibu Kota Kiev, yang memicu serangkaian perubahan politik, yang menunjukkan parlemen berada di bawah kendali oposisi, seperti dilansir surat kabar Al-Ahram, Senin (24/2).
"Jaksa Agung Viktor Pshonka dan kepala pajak Oleksandr Klimenko, keduanya berasal dari kubu Yanukovych dengan istilah 'Keluarga' yang menjadi sekutu politik dan keuangan, telah diblokir pergi ke luar negeri di bandara Donetsk," kata Jaksa penuntut umum sementara, Oleg Makhnytsky, kepada parlemen Ukraina.
Dia menjelaskan keduanya hanya bisa pergi pada Sabtu pekan lalu ketika pengawal mereka menembak penjaga perbatasan.
"Langkah-langkah telah diambil untuk menangkap Pshonka dan Klimenko, dan memulai proses hukum terhadap mereka," ujar Makhnytsky.
Dia juga mengatakan menteri dalam negeri Ukraina telah digulingkan, Vitaliy Zakharchenko, dan menteri lainnya juga dilaporkan terlihat di bandara yang sama.
Yanukovych sendiri, tak lama setelah mencela sebuah 'kudeta' di televisi lokal dan menyangkal dirinya telah mengundurkan diri, dilaporkan mencoba untuk meninggalkan Kota Donetsk ke luar negeri dengan pesawat swasta pada Sabtu pekan lalu.
Juru bicara layanan perbatasan Sergiy Astahov menjelaskan kepada AFP, presiden terguling itu dan para pembantunya mencoba menyuap polisi perbatasan untuk membiarkan dia pergi, tetapi mereka menolak dan dia kemudian meninggalkan bandara.
Petinju yang berubah menjadi pemimpin oposisi Ukraina, Vitali Klitschko, kemarin mengatakan dia telah menelepon presiden otoriter Belarus untuk meminta dia mengekstradisi kepala poliis yang digulingkan, Zakharchenko, serta pengusaha muda dekat dengan keluarga yang disebut, Sergiy Kurchenko.
"Presiden Belarus mengatakan orang-orang itu tidak berada di Belarus," kata Klitschko. Dia bersikeras untuk segera menemukan semua penjahat negara itu.
Klitschko tidak merinci mengapa dia berpikir Zakharchenko, tokoh dibenci kalangan oposisi karena perintahnya untuk menembaki pengunjuk rasa dalam kekerasan sepekan yang mengakibatkan hampir seratus orang tewas di Ibu Kota Kiev, mungkin berada Belarus.
(mdk/fas)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya