Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sekolah ditutup, siswa China ujian di tengah pekatnya polusi

Sekolah ditutup, siswa China ujian di tengah pekatnya polusi siswa china ujian di tengah asap polusi. ©Twitter

Merdeka.com - Sebanyak 480 murid dari delapan kelas di sebuah sekolah di Linzhou, Provinsi Henan, China terpaksa mengikuti ujian di luar ruangan karena sekolah mereka ditutup oleh pemerintah.

Penutupan sekolah tersebut dilakukan menyusul polusi udara parah melanda sebagian wilayah di China.

Dari beberapa foto yang beredar, tampak para siswa itu duduk membungkuk di lapangan untuk mengerjakan soal sementara di sekitar mereka terdapat kabut tebal yang menyesakkan. Foto tersebut kontan memicu kemarahan publik.

Diberitakan laman Straits Times, Kamis (21/12), kepala sekolah mengatakan bahwa ujian tersebut dilakukan oleh salah satu staf sekolah.

"Ujian itu dilakukan oleh staf sekolah yang memutuskan melanjutkan ujian karena jadwalnya sudah diatur," kata kepala sekolah tersebut.

Keterangan terbaru yang didapat, kepala sekolah tersebut sudah diskors karena tersebarnya berita ini.

Kondisi polusi udara di China sudah dalam keadaan gawat darurat sehingga sekolah-sekolah harus diliburkan, warga dilarang menggunakan kendaraan bermotor, dan disarankan tidak keluar rumah.

Sementara itu, indeks polusi udara Beijing terkini yang dilaporkan situs Indeks Kualitas Udara aqicn.org sudah mencapai angka 300 yang berarti sudah mencapai tahap paling berbahaya. Pada kondisi ini dikatakan seluruh warga akan terkena dampak buruk dari polusi tersebut.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP