Sejak jadi PM Thailand, harta Yingluck meningkat Rp 18,5 miliar
Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi Nasional Thailand (NACC) kemarin merilis informasi aset para politisi. NACC mengungkapkan rincian aset dari 491 mantan anggota parlemen yang masa jabatannya selesai pada Desember tahun lalu dengan pembubaran Dewan Perwakilan Rakyat Thailand.
Aset yang dibeberkan NACC itu merupakan kombinasi dimiliki para politisi dan pasangan mereka, seperti dilansir situs asiaone.com, Rabu (5/2).
Perdana Menteri sementara Yingluck Shinawatra memiliki aset sekitar Rp 224,2 miliar dan utang sekitar Rp 10,4 miliar. Asetnya meningkat lebih dari Rp 18,5 miliar sejak menjabat menjadi perdana menteri Negeri Gajah Putih itu.
Menteri Tenaga Kerja sementara Chalerm Yoobamrung memiliki aset Rp 66,1 miliar.
Sementara untuk aset terendah datang dari mantan anggota parlemen dari Partai Pheu Thailand, Teeyai Poonsrithanagul, dengan memiliki utang sebesar Rp 2,4 triliun.
Untuk aset terbanyak datang dari mantan anggota parlemen dari Partai Demokrat, Prakob Chirakiti, yang memiliki aset sebesar Rp 781,4 miliar.
Juru bicara Partai Demokrat, Chavanond Intarakomalyasut, menyatakan dia hanya memiliki aset Rp 16,7 juta, dan pemimpin Partai Demokrat, Abhisit Vejjajiva, menyatakan asetnya hanya sekitar Rp 20 miliar.
Gelombang protes di Thailand meletup sejak tahun lalu lantaran pemerintahan Yingluck bakal meluluskan rancangan undang-undang amnesti yang memungkinkan diampuninya tahanan politik dan koruptor. RUU ini disinyalir cara Yingluck mengembalikan kakaknya, Thaksin Shinawatra ke Thailand. Thaksin kini dalam pengasingan di luar negeri. (mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya