Seismolog: Dampak Gempa Bikin Posisi Turki Bergeser 5-6 Meter
Merdeka.com - Seismolog Italia bernama Profesor Carlo Doglioni mengatakan, gempa dahsyat yang mengguncang Turki dan Suriah pada Senin pagi kemungkinan membuat lempeng tektonik tempat posisi negara Turki bergeser sampai 10 meter.
Akibat gempa itu, kata dia, posisi negara Turki bergeser sehingga berjarak 5-6 meter dari Suriah. Analisis lebih akurat bisa diperoleh dari informasi satelit, kata dia.
Lebih dari 21.000 orang dilaporkan tewas dan puluhan ribu terluka serta 11.000 bangunan hancur di Turki dan Suriah.
Gempa berkekuatan 7,8 magnitudo dan gempa kedua 7,5 magnitudo itu menurut Doglioni menimbulkan patahan yang disebut 'lintas arus dangkal' dengan 'titik pusat'--lokasi di kedalaman Bumi tempat gempa muncul,
Gempa Senin lalu itu, kata Doglioni, adalah bagian dari aktivitas seismik yang terlepaskan di titik pertemuan empat lempeng yang bertabrakkan terus menerus, yaitu lempeng Anatolia, Arabika, Eurasia, dan Afrika dan akumulasi energi itulah yang mengaktifkan patahan.
"Retakan besar itu terjadi dengan panjang 190 kilometer dan lebar 25 kilometer yang mengguncang keras lapisan tanah dan memicu gelombang yang mencapai dua puncak yang terpisah sembilan jam jaraknya," kata dia, seperti dilansir laman Hindustan Times, Kamis (9/2).
Mengenai intensitas gempa, Doglioni mengatakan, dampak dari gelombang seismic ini berlangsung hingga berhari-hari, bulan atau bahkan tahun, seperti yang pernah terjadi di masa lalu.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya