Sebut Hitler berjasa, tiga yahudi garis keras ditangkap
Merdeka.com - Polisi menangkap tiga penganut Yahudi Ortodok garis keras karena mencoret-coret Museum Holocaust Yad Vashem di Kota Yerusalem, Israel. Mereka menulis Hitler berjasa membantu berdirinya negara Zionis itu.
Mereka didakwa pasal perusakan fasilitas umum setelah membuat sepuluh coretan di lantai dan tembok Museum Yad Vashem. Pada salah satu graffiti dalam bahasa hebrew tertulis "Terima kasih Hitler, berkat holocaust indah darimu, kami dihadiahi negara oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa," seperti dilansir BBC, Selasa (26/6).
Para tersangka disinyalir anggota kelompok Yahudi Ortodok Neturei Karta yang terkenal konsisten menolak pendirian Israel. Mereka percaya negara khusus buat kaum Yahudi hanya bisa tercipta setelah juru selamat datang. Kemerdekaan Negara Zionis ini pada 1948 lalu dianggap melanggar aturan agama.
Sekte Karta percaya Hitler bekerjasama dengan beberapa pendiri Zionisme untuk memungkinkan terciptanya negara Israel. Karena itu, ketiga tersangka juga menulis 'seandainya Hitler tidak ada, kaum Zionis akan menciptakan sosok serupa,'.
Juru bicara Kepolisian Yerusalem Shmuel Ben-Ruby menduga tiga militan berusia 18, 26, dan 27 tahun yang tidak disebut namanya itu masuk ke museum pada malam hari dengan merusak kunci. Mereka ditangkap di kediaman masing-masing, wilayah Bnei Brak, Yerusalem kemarin.
Aksi vandal ini terkuak setelah polisi menemukan kecocokan pola graffiti di Yad Vashem dan beberapa monumen seantero Yerusalem yang bernada sama. Hukuman mereka bisa bertambah berat karena ketahuan coretan anti-zionis ini dibuat di banyak tempat.
Pekan ini mereka segera menjalani sidang. Aksi ketiganya merupakan vandalisme anti-zionis terbesar sepanjang sejarah negara itu. (mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya