Sebelum hadiri Olimpiade Pyeongchang, Wapres AS ke Alaska tinjau pertahanan rudal
Merdeka.com - Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence melakukan lawatan enam hari di Asia. Akhir tujuannya adalah di Olimpiade Musim Dingin di Korea Selatan. Perjalannya mencakup Alaska, Jepang dan Korea Selatan. Lawatannya tak hanya fokus mengenai olimpiade, melainkan meminta dukungan melawan Korea Utara.
Kunjungan Pence ke Alaska bertujuan untuk memastikan Korea Utara tidak membajak Olimpiade. Di Alaska, Pence akan mengelilingi fasilitas pertahanan Rudal. Dia memantau dan siap merespons peluncuran oleh Korea Utara, dilansir dari laman Japan Post, Selasa (6/2).
Menurut salah satu pejabat Gedung Putih, Pence akan mengadakan acara simbolis sendiri yang menyoroti pelanggaran hak asasi manusia dan ambisi nuklir Korut.
"Saya akan pergi ke Jepang dan Korea Selatan untuk menghadiri Olimpiade dan menghibur atlet kami. Tapi saya juga akan hadir untuk menyampaikan pesan: "Batas kesabaran sudah habis. Karena Korea Utara terus menguji rudal balistik dan mengancam AS, kami akan memperbaiki semua di meja perundingan." kata cuitan Twitter yang ditulis Pence.
Agar Pyongyang semakin tertekan, Pence juga akan mengundang ayah dari Otto Warmbier, pemuda yang ditahan di Korea Utara, untuk menghadiri pembukaan Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang di Korea Selatan.
"Yang terhormat Fred Warmbier, ayah dari mendiang Otto Warmbier, akan bergabung dengan kita @pyeongchang2018 di Korea Selatan", cuit Pence di akun Twitternya
Staf Gedung Putih mengatakan Pence tidak akan membuat pertemuan dengan pejabat Korea Utara yang ikut dalam Olimpiade tersebut. Kalau pertemuan secara kebetulan bisa saja terjadi.
Mereka mengatakan diperkirakan Pence akan terus memusatkan perhatian pada pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan Korut dalam perjalanan tersebut, dan memberikan peringatan akan kondisi yang suram pada negara komunis tersebut.
(mdk/frh)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya