Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sebelum dipenggal, napi di penjara Brasil disandera geng narkoba

Sebelum dipenggal, napi di penjara Brasil disandera geng narkoba bentrokan di brasil. ©telegraph.co.uk

Merdeka.com - Kepala keamanan Amazonas Sergio Fontes menyebutkan selama bentrokan antara dua geng narkoba di Penjara Amazon, Manaus, Brasil, sebanyak 74 tahanan disandera. Fontes mengatakan, dari 74 orang tersebut beberapa ada yang dipenggal, dan sebagian ada yang dilepaskan.

Sebuah video yang diunggah di situs surat kabar lokal Em Tempo, menunjukkan adanya puluhan mayat berlumuran darah dan dimutilasi menumpuk di lantai penjara. Mereka diduga tahanan yang disandera dan dipenggal geng narkoba.

Dikutip dari Reuters, Selasa (3/1), analisis keamanan Brasil mengatakan gencatan senjata yang diadakan selama bertahun-tahun antara geng PCC dan CV rusak tahun lalu. Hal tersebut menyebabkan bentrokan di Penjara Amazon.

Namun, otoritas keamanan Brasil khawatir jika bentrokan di Penjara Amazon malah merembet ke penjara lain di penjuru Negeri Samba.

Bentrokan di Penjara Amazon ini disebut sebagai yang paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir. Paling parah terjadi pada 1992, kala itu bentrokan terjadi di Penjara Carandiru, negara bagian Sao Paulo, Brasil. Insiden tersebut menewaskan 111 narapidana, dan hampir semua dari anggota geng kembali dibui polisi.

kerusuhan di penjara brasil

Kerusuhan di penjara Brasil ©2017 Merdeka.com

Maria Canineu, direktur Human Rights Watch Brasil mengatakan kekerasan terbaru merupakan hasil dari tidak pedulinya pemerintah pada sistem pemasyarakatan selama 20 tahun terakhir.

"Ini hasil dari tidak kepedulian pemerintah selama sekitar 20 tahun untuk memberikan sistem pemasyarakatan yang layak bagi warga Brasil," kata Canineu.

Dia juga mengatakan selama bertahun-tahun rumah tahana sulit mendapat bantuan dana dari pemerintah federal. Meski demikian, Presiden Michel Temer mengumumkan pekan lalu, pemerintah federal akan memberikan anggaran negara sebanyak USD 366 juta (Rp 4,9 triliun) untuk peningkatan infrastruktur dan keamanan penjara, serta untuk membangun rumah tahanan yang baru.

Lebih dari 60 orang tewas dalam bentrokan geng narkoba di Penjara Amazon, Manaus, Brazil. Sadisnya, para korban banyak yang dipenggal lalu mayatnya dilempar dari atas tembok penjara.

Tak hanya itu, sekelompok tahanan bahkan melakukan baku tembak dengan polisi dan menyandera 12 penjaga penjara di tepi Sungai Amazon tersebut. Bentrokan ini diduga balas dendam dalam perseteruan antar geng kriminal di Brasil. (mdk/che)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP