Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Satu Pelajar WNI di Turki Positif Corona

Satu Pelajar WNI di Turki Positif Corona Lalu Muhammad Iqbal. ©2019 Merdeka.com/Nur Habibie

Merdeka.com - Duta besar Indonesia untuk Turki Lalu Muhammad Iqbal mengatakan satu pelajar warga negara Indonesia terpapar virus corona dan saat ini sedang dirawat intensif di rumah sakit setempat.

"Kami sudah meminta kepada tiga temannya yang melakukan kontak untuk melakukan karantina mandiri di rumah," kata Iqbal melalui pertemuan virtual yang dilakukan melalui aplikasi Zoom kepada merdeka.com, Senin (6/4).

Pemerintah Indonesia melalui KBRI Ankara menjamin keselamatan WNI di tengah pandemik Covid-19 yang melanda dunia. Iqbal menyampaikan bahwa KBRI Ankara telah memikirkan skema bantuan jika sewaktu-waktu kondisi makin memburuk.

"KBRI telah menyiapkan sejumlah skema dan menyiapkan empat lokasi jika sewaktu-waktu Turki memberlakukan lockdown. Kami telah menyiapkan sejumlah kebutuhan selama masa darurat seperti makanan, masker, hand sanitizer dan kebutuhan khusus wanita," kata dia.

Barang-barang ini nantinya akan dibagikan jika kondisi sudah makin memburuk. Namun bagi siapa saja yang saat ini membutuhkan bisa menghubungi Satgas WNI di masing-masing wilayah.

Saat ini jumlah WNI yang berada di Turki diperkirakan mencapai 4500 jiwa. Sebagian besar adalah pelajar dan terapis spa.

"Dua minggu pertama kami fokus menangani WNI yang bekerja sebagai terapis spa. Mereka ini yang paling terdampak dengan adanya virus Corona sejak Februari lalu. Praktis mereka kehilangan pekerjaan karena industri pariwisata juga sangat terdampak. Namun kami sudah berhasil mendata dan memberikan kebutuhan yang mereka perlukan," kata Iqbal.

WNI yang menjadi perhatian KBRI selanjutnya adalah pelajar yang berjumlah 2700 orang. Diantaranya 270 orang penerima beasiswa YTB, 70 orang penerima beasiswa TDV, beberapa penerima beasiswa yayasan lain dan bagian terbesar adalah mahasiswa dengan biaya pribadi.

"Beberapa hari lalu saya sudah menghubungi Presiden YTB Abdullah Eren dan Pimpinan TDV Hoca Abdurrahman Cetin. Menanyakan rencana terkait penerima beasiswa. Meskipun Turki juga sedang mengalami situasi yang sangat berat namun pihak pemberi beasiswa akan tetap mengurusi penerima beasiswa hingga kita bisa keluar dari situasi ini," ujarnya.

Terakhir Iqbal meminta kepada WNI untuk tetap tenang, lakukan aktivitas menyenangkan selama di rumah dan jaga kesehatan. "Satu persatu kami akan lihat kondisi teman-teman WNI di Turki. Karena bagi kami menjaga WNI adalah amanah. Bantu kami agar kita bisa saling menjaga."

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP