Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rumah Aung San Suu Kyi dilempari bom molotov

Rumah Aung San Suu Kyi dilempari bom molotov Rumah Aung San Suu Kyi dilempari bom molotov. ©cnn.com

Merdeka.com - Juru bicara pemerintah Myanmar, Zaw Htay, mengatakan bahwa rumah Aung San Suu Kyi baru saja menjadi sasaran kemarahan dari orang tak dikenal. Rumah pemimpin Myanmar yang berada di Kota Yangon itu dilempari bom molotov.

Meski telah memberikan kabar tersebut, namun Htay enggan memberikan rincian lebih lanjut tentang peristiwa itu. Dia juga tidak mengatakan apakah Suu Kyi sedang berada di rumah pada saat kejadian.

Dilansir dari laman CNN, Rabu (1/2), rumah yang terletak di tepi danau itu merupakan tempat Suu Kyi tinggal saat dirinya dijadikan tahanan rumah oleh mantan rezim militer selama 15 tahun. Suu Kyi baru dibebaskan pada 2010.

Suu Kyi ditahan pada masa itu karena dianggap pembangkang oleh pemerintah karena memperjuangkan Myanmar menjadi negara demokrasi. Saat itu, pemerintahan Myanmar masih dalam kekuasaan militer. Atas perjuangannya itu, Suu Kyi diganjar dengan penghargaan Nobel Perdamaian.

Belakangan ini, Suu Kyi telah menjadi sasaran kecaman dari sejumlah pihak internasional atas dugaan pembersihan etnis terhadap kaum minoritas Rohingya di Negara Bagian Rakhine.

Meski telah membantah tuduhan tersebut, namun banyak bukti yang menunjukkan bahwa eksodus itu benar-benar terjadi. Kini, warga Rohingya mengungsi ke Bangladesh untuk menghindara kekerasan yang dikerahkan oleh pasukan militer Myanmar.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP