Roma bakal jadi target serangan ISIS selanjutnya
Merdeka.com - Kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) diperkirakan akan menyerang Roma pada awal bulan depan. Mencegah hal tersebut, Menteri Dalam Negeri Italia, Angelino Alfano memastikan jalur udara roma akan tertutup selama perayaan Tahun Suci Roma berlangsung.
"Kita akan memberikan perhatian khusus. Dan itu sudah dilakukan untuk mengurangi resiko serangan udara," ucap Alfano seperti dilansir dari kantor berita Reuters, Senin (16/11).
Negara di Eropa memang mulai memperketat pengamanan menyusul teror yang terjadi di Paris pada Jumat lalu, yang menewaskan setidaknya 129 orang. Apalagi ISIS mengatakan bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Italia sendiri langsung mengambil langkah cepat dalam pengamanan lantaran Ibu Kota Roma dan Vatikan, diancam akan dilawan oleh kelompok teror tersebut melalui sosial media.
Selain dalam negeri, Roma juga mengerahkan tenaga penjagaan di daerah perbatasan, termasuk di bandara.
Pada Senin pagi, pihak bandara sendiri telah meminta penumpang untuk datang lebih cepat dari jadwal penerbangan. Pasalnya, akan diadakan proses pemeriksaan yang diperkirakan memakan waktu lebih lama dari biasanya.
Hal ini dilakukan otoritas bandara lantaran Perdana Menteri Italia, Matteo Renzi, sempat marah karena kurangnya penjagaan di bandara, dan perbatasan Italia dengan Prancis.
Italia sendiri menjadi negara penampung pengungsi terbanyak dari Libya. Diberitakan, sebanyak 140 orang mengarungi lautan dari Libya menuju Italia. (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya