RI, Malaysia, Filipina sepakat patroli laut di 'jalur tengkorak'
Merdeka.com - Pertemuan menteri pertahanan tiga negara Indonesia, Malaysia dan Filipina di Bali kemarin merupakan lanjutan dari pertemuan trilateral yang dilakukan di Yogyakarta, 5 Mei lalu.
Dalam pertemuan 5 Mei lalu, disepakati akan berbagai hal salah satunya melakukan patroli bersama di perairan 'jalur tengkorak'. Dari pertemuan ini kemudian diinstruksikan adanya prosedur standar operasional (SOP) dan kerangka kesepakatan kerja sama.
"SOP dikeluarkan 14 Juli lalu, dengan empat aspek isi di dalamnya," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir, di Jakarta, Kamis (4/8).
Empat aspek yang disebutkan berupa patroli koordinasi di koridor yang sudah ditentukan, yang kedua adalah diperbolehkannya asistensi. Hal ini bermaksud apabila ada kapal yang dinyatakan bahaya kapal terdekat dari ketiga negara boleh membantu meskipun harus masuk wilayah perairan negara lain.
"Yang ketiga adanya berbagi informasi intelijen, tujuannya untuk berbagi info yang dapat membantu pencegahan pembajakan," lanjut pria akrab disapa Tata tersebut.
Dan yang terakhir adalah communication hotline yang dibangun untuk kerja sama ketiga negara. Empat aspek ini menurut Tata masih bisa berubah-ubah, tergantung perkembangan di lapangan.
Selain hasil SOP, disepakati juga latihan rutin dan sistem peringatan dini yang bertujuan untuk mengecek keadaan darurat. (mdk/pan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya