Restoran Paris larang bankir mampir, disebut lebih najis dari anjing
Merdeka.com - Seorang pemilik rumah makan di Prancis melarang semua bankir untuk makan di restoran miliknya. Alasannya hanya karena pinjaman uangnya di bank tidak disetujui petugas bank tersebut.
Sang pemilik, Alexandre Callet (30) mengatakan, dia kecewa karena impiannya membuka cabang harus tertunda lantaran sang bankir menolak.
"Saya hanya ingin meminjam 55,000 Euro (setara Rp 1 miliar), namun permintaan saya ditolak, dan dia (bankir) memperlakukan saya seperti anjing," ungkapnya kesal, seperti dikutip dari Mirror, Kamis (18/2).
Callet mengatakan, wajar saja jika para pebisnis Paris banyak yang pindah ke London lantaran para bankir di Paris menyusahkan mereka.
Saking kesalnya pada para bankir, Callet menuliskan di papan depan rumah makan Les Ecuries de Richlieu, "Anjing diperbolehkan masuk, tapi bankir tidak boleh (kecuali mereka membayar uang masuk sebesar 70,000 Euro (setara Rp 1 miliar)."
"Saya percaya karma dan hubungan timbal balik. Saya harus merespon apa yang sudah mereka lakukan. Jika Anda memukul saya, saya akan balik memukul Anda," serunya.
(mdk/ard)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya