Remaja Amerika temukan cara deteksi kanker pankreas sejak dini
Merdeka.com - Remaja Amerika Serikat berusia 15 tahun berhasil menemukan cara mendiagnosa penyakit kanker pankreas sejak dini dengan biaya lebih murah, seperti dilansir dari majalah Time, Kamis (24/5).
Jack Andraka, siswa sekolah menengah umum North County, Negara Bagian Maryland, Amerika, membuat terobosan baru dengan membuat tahapan uji buat mendeteksi kanker pankreas sejak awal dengan ketepatan mencapai 90 persen, serta berbiaya murah.
Atas temuannya itu, dia berhasil menjadi pemenang utama dan berhak atas hadiah senilai USD 100 ribu atau setara Rp 925 juta dalam Pekan Ilmu Pengetahuan dan Teknik Internasional yang diselenggarakan oleh perusahaan komputer ternama, Intel Corporation.
Menurut Profesor Dr. Anirban Maitra, ahli patologi, onkologi, kimia, dan rekayasa biomolekuler Sekolah Medis John Hopkins, temuan Jack dapat mendeteksi kadar protein tidak umum dalam darah jika seseorang terkena penyakit kanker pankreas. "Dia berhasil menemukan cemerlang itu, dan yang membuat hal itu luar biasa adalah umurnya yang baru 15 tahun," kata Anirba.
Kanker pankreas adalah penyebab kematian keempat tertinggi di Amerika Seriakt. Diperkirakan 44 ribu orang di Negeri Paman Sam didiagnosa mengidap kanker pakreas tahun ini. 94 persen dari mereka diprediksi bakal meninggal dalam kurun lima tahun, sementara 74 persen lagi diperkirakan meninggal pada tahun pertama.
Jack mengatakan dia tertarik dengan metode deteksi awal kanker pankreas karena hal itu merupakan fase terbaik dalam pengobatan penyakit itu. Menurut dia, cara terbaik dalam metode yang dia temukan adalah dengan rutin melakukan uji darah. (mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya