Rekor, puluhan WNI hilang dalam sepekan, apa upaya pemerintah?
Merdeka.com - Dalam sepekan terakhir, puluhan warga negara Indonesia menghilang di luar negeri dan hingga saat ini masih belum diketahui keberadaannya. Para WNI ini hilang di dua tempat berbeda.
Pertama, pekan lalu, 16 WNI dinyatakan hilang oleh otoritas Turki, diketahui para WNI ini berpisah dari rombongannya di sana. Para WNI ini memisahkan diri di Kota Istanbul, setelah mengikuti rombongan wisata biro perjalanan yang menumpangi Turkish Airlines TK 67.
Kehilangan 16 WNI tersebut merupakan kejadian pertama sepanjang sejarah republik. Sementara itu, otoritas terkait menduga rombongan ini bergabung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
Seharusnya rombongan ini bertemu kembali pada 26 Februari lalu dan tiba di Tanah Air 4 Maret kemarin.
"Lantaran tak ada kabar jelang kepulangan mereka, pemimpin tur langsung melapor ke KJRI Istanbul," ujar juru bicara Kemlu, Arrmanatha Nasir akhir pekan lalu.
Kedua, pada Minggu pekan ini, Kementerian Luar Negeri mendapat kabar, 21 WNI ikut hilang bersama kapal penangkap ikan milik Taiwan di laut Atlantik Selatan.
Kapal Hsiang Fu Chun seberat 700 ton milik perusahaan Taiwan itu hilang kontak pada 26 Februari kemarin dengan pemilik kapal. Sebelum hilang kontak dengan pemilik kapal ada laporan kapal tersebut bocor hingga ke bagian dek pada pukul 3 dini hari waktu setempat.
(mdk/pan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya