Referendum bikin nasabah bank Catalonia ramai-ramai pindahkan uang
Merdeka.com - Seperti sebelumnya, niat Negara Bagian Catalonia buat memisahkan diri dari Spanyol selalu menemui jalan terjal. Tekanan terus bergulir terhadap Presiden Catalonia, Carles Puigdemont, dan sejawatnya buat membatalkan niat memerdekakan diri.
Di samping itu, referendum kemerdekaan Catalonia membawa dampak lain. Sejumlah nasabah bank Catalonia memilih menarik duit mereka dan memindahkannya ke bank sama tetapi di tempat lain, atau ke bank berbeda. Mereka khawatir terhadap simpanan berupa uang dan lainnya kalau Catalan benar-benar merdeka dan membikin Uni Eropa bergolak.
Dilansir dari laman Reuters, Selasa (10/10), contohnya bisa dilihat dari kepanikan nasabah bank Catalonia bisa dilihat di Fraga, kota di daerah pedesaan dekat dengan perbatasan Negara Bagian Aragon. Puluhan nasabah Caixabank dan Bank BBVA sudah antre sejak berjam-jam buat membuka rekening baru.
"Kalau Catalonia merdeka, maka saya harus melindungi uang dalam deposito," kata seorang nasabah Caixabank, Jose Sospedra (70).
Meski demikian, juru bicara Caixabank membantah terjadi pemindahan uang besar-besaran oleh nasabah. Menurut dia, nasabah cuma ingin mendapat kepastian tentang nasib simpanan mereka jika kelak Catalonia merdeka.
Sedangkan Bank BBVA berpusat di Bilbao menolak memberi penjelasan soal isu rush nasabah mereka. BBVA menjadi bank terbesar kedua di Catalonia karena membeli surat utang dalam jumlah besar ketika krisis.
Kendati begitu, dua bank terbesar di Catalan, Caixabank dan Banco Sabadell, sudah melakukan antisipasi sebelum jajak pendapat kemerdekaan digelar pada 1 Oktober lalu. Mereka sudah memindahkan dokumen-dokumen penting bank ke negara bagian lain di Spanyol supaya tetap berada di bawah pengawasan Bank Sentral Eropa (ECB), jika Catalan benar-benar merdeka. Caixabank memindahkannya ke Valencia dan Sabadell ke Alicante.
Perwakilan Sabadell memahami banyak nasabah mereka khawatir tentang nasib simpanannya. Namun, mereka menyatakan setelah diberi pemahaman akhirnya mengerti dan tidak terjadi penarikan besar-besaran.
Sebab, jika Catalan merdeka dan berkeras hendak menggunakan mata uang Euro, seperti dilakukan Kosovo dan Montenegro, maka mereka harus berada di bawah pengawasan ECB. ECB sudah mempunyai skema asuransi buat melindungi nasabah bank negara-negara anggota Uni Eropa.
(mdk/ary)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya