Ramai petisi cekal Donald Trump lakukan kunjungan ke Inggris
Merdeka.com - Sebuah petisi dibuat untuk menyerukan pencekalan kunjungan kenegaraan Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke Inggris. Lebih dari 500.000 orang telah menandatangani petisi tersebut.
Sejak dibuat kemarin, petisi tersebut terus menunjukkan peningkatan. Bahkan, setiap menitnya, ada sekitar seribu orang menandatanganinya. Mereka kebanyakan berasal dari London bagian utara, tengah, dan selatan.
Warga dari kota-kota besar seperti Brighton, Bristol, Edinburgh dan Manchester pun turut ambil bagian.
"Donald Trump seharusnya bisa datang ke Inggris dengan kapasitas sebagai pemimpin negara. Namun, dia tidak boleh diundang untuk melakukan kunjungan resmi kenegaraan, karena hal itu akan membuat malu Yang Mulia Ratu," tulis petisi tersebut, seperti dilansir dari laman Independent, Senin (30/1).
"Kebencian Trump terhadap wanita dan ketidaksopanannya tidak pantas untuk diterima oleh Yang Mulia Ratu dan Pangeran Wales. Oleh karena itu, Donald Trump seharusnya tidak diundang ke Inggris dalam rangka kunjungan resmi kenegaraan," lanjut petisi tersebut.
Pemerintah Inggris akan memberikan respon jika menerima lebih dari 10 ribu tanda tangan. Apabila tanda tangan tersebut mencapai 100 ribu, maka mereka akan mempertimbangkannya dalam debat di Parlemen.
Petisi tersebut dibuat menyusul pengumuman yang dibuat Perdana Menteri Inggris Theresa May pekan lalu ke saat melakukan kunjungan ke Washington, bahwa Trump telah menerima undangan dari Ratu untuk datang ke Inggris tahun ini.
(mdk/che)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya