Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rakyat Thailand turun ke jalan, protes arogansi junta militer

Rakyat Thailand turun ke jalan, protes arogansi junta militer Demo Thailand. ©REUTERS/Athit Perawongmetha

Merdeka.com - Ratusan polisi di Thailand mengadang para pendemo yang merasa tidak puas dengan pemerintah. Rencananya, para pendemo akan melakukan aksinya berjalan dari Bangkok ke Khon Kaen, sebuah kota di timur lauT Thailand.

"Kami ingin memberitahu Junta, 'bahwa Anda telah membawa Thailand semakin jauh'. Orang-orang di kementerian pertanian semuanya jenderal. Hanya ada jenderal!," kata mereka dilansir dari laman Reuters, Sabtu (20/1).

Sekitar 200 pendemo meneriakkan 'mari berpegangan tangan! kami adalah teman!'

Mereka yang melakukan aksi tergabung dari berbagai anggota kelompok hak asasi manusia Thailand, termasuk dari pertanian, anti-pertambangan dan kesehatan.

Thailand sudah dikendalikan militer sejak 2014. Sejak saat itu demonstrasi jarang dilakukan. Junta secara tegas memang melarang aksi turun ke jalan.

"Jalan ini adalah jalan pertemanan. Selama empat tahun terakhir di bawah pemerintahan kudeta, kita tidak memiliki hak dalam berbicara, bertindak. Kami ingin junta mendengar kami," kata Pemimpin People's Network for Welfare, Sangsiri Teemanka.

Perserikatan Banga-Bangsa (PBB) merasa prihatin dengan situasi buruknya hak masyarakat di Thailand, termasuk hukuman kejam bagi mereka yang melanggar Undang-Undang Lese-Majeste, yang dikenal dengan Pasal 112, serta pembatasan kebebasan berekspresi lainnya.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP