Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Raja Saudi bersumpah serang balik aksi teror dengan 'tangan besi'

Raja Saudi bersumpah serang balik aksi teror dengan 'tangan besi' Raja Salman jenguk korban insiden crane jatuh. ©2015 REUTERS/Saudi Royal Court

Merdeka.com - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud bersumpah bahwa pemerintahnya akan menyerang dengan 'tangan besi' usai serangkaian serangan bom menghantam Negeri Petro Dolar tersebut.

"Kerajaan ini bertekad sepenuhnya untuk menyerang mereka (teroris) dengan tangan besi. Semua ini demi orang-orang yang kita cintai," katanya seperti dikutip dari stasiun televisi Aljazeera, Rabu (6/7).

Serangan bom di Arab Saudi yang terjadi pada Senin kemarin menyisakan duka mendalam. Empat orang tewas dalam tiga serangan yang terjadi di Jeddah, Al Qatif dan juga Madinah.

Serangan di Madinah, tepat 24 jam sebelum puasa di bulan Ramadan berakhir. Hal ini tentunya mengundang kecaman keras dari para pemimpin muslim di seluruh dunia.

Raja dan keluarganya, yang berkuasa di Arab Saudi, menganggap situs suci umat Islam di Madinah dan Makkah merupakan tanggung jawab mereka. Karenanya, sang putra mahkota Pangeran Mohammed bin Nayef bin Abdul-Aziz langsung mengunjungi para korban luka dan tewas akibat insiden ini.

"Saya tahu menghadapi terorisme bukanlah hal yang sederhana. Makanya saya langsung mengunjungi keluarga korban, dan mencoba memahami perasaan para korban dan keluarga. Kami bersama akan melawan terorisme," katanya saat diwawancara. (mdk/ard)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP