Putri pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim ditangkap
Merdeka.com - Putri sulung pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim, Nurul Izzah, 34 tahun, hari ini ditangkap karena dianggap memicu provokasi terhadap pemerintah dalam kasus pemenjaraan ayahnya.
Nurrul Izzah membenarkan penangkapan dirinya saat dihubungi oleh wartawan kantor berita AFP, seperti dilansir South China Morning Post, Senin (16/3).
Wakil presiden koalisi Partai Keadilan Rakyat itu ditangkap saat dia diperiksa di Markas Besar Kepolisian Dang Wangi.
Perempuan yang juga anggota parlemen dari Lembah Pantai itu Selasa lalu membacakan pidato atas nama ayahnya di depan parlemen.
Kepala polisi Departemen Investigasi Zainuddin Ahmad mengatakan dia ditangkap sekitar pukul 15.30 hari ini.
"Dia sedang dalam penyelidikan atas pelanggaran undang-undang penghasutan 1948," ujar Zainuddin, seperti dikutip the Sun Daily, Senin (16/3).
Polisi menyatakan Nurul membuat pernyataan provokasi ketika ditanya soal keputusan pengadilan federal yang memenjarakan ayahnya.
Pada 7 Maret lalu Nurul juga menggalang demo #Kitalawan yang menurut polisi tidak berizin.
Saat datang ke Dang Wangi sekitar pukul 14.00 Nurul ditemani oleh anggota parlemen dari Subang R. Sivarasa dan Lim Lip Eng dari Segambut.
"Saya heran mengapa polisi juga tidka menangkap Menteri Pertanian dan Agro Industri Ismail Sabri Yaakob dan Menteri Mashitah Ibrahim atas tuduhan yang sama," kata Nurul kepada wartawan sebelum memasuki kantor polisi Dang Wangi.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya