Putra Muammar Gaddafi diculik militan Syiah Libanon
Merdeka.com - Hannibal Gaddafi, putra mantan pemimpin Libya Muammar Gaddafi diculik oleh militan Syiah di Libanon. Hal ini menghebohkan publik Libya.
Dilansir dari situs express.co.uk, Sabtu (12/12), Hannibal sempat muncul dalam sebuah rekaman video kemarin. Dalam video tersebut, tampak wajahnya babak belur.
"Saya dalam kondisi sehat, senang, dan santai," ujar Hannibal dalam video tersebut.
Dalam video itu juga, Hannibal mengatakan siapa pun yang memiliki informasi mengenai Imam Moussa al-Sadr agar memberitahukan pada kelompok militan Syiah.
Kini, Hannibal telah dibebaskan. Dia diselamatkan aparat keamanan tepat hari di mana dia diculik.
Seorang pejabat keamanan mengatakan polisi menjemput Hannibal dari kota Baalbek yang terletak di timur laut Libanon.
Sementara itu, Al Sadr hilang pada tahun 1978 di Libya. Dia adalah pendiri kelompok militer dan politik Syiah yang terlibat dalam perang sipil Libanon tahun 1975.
Banyak pengikut Sadr memercayai bahwa Gaddafi telah membunuhnya karena cekcok soal pembayaran uang Libya terhadap militan Libanon.
Sedangkan Hannibal (40) kabur bersama keluarganya ke Aljazair usai Tripoli jatuh ke tangan oposisi pada 2011 lalu. (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya