Putin Ucapkan Terima Kasih Pada Trump Soal Informasi Serangan Teroris di Rusia
Merdeka.com - Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan terima kasih kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui sambungan telepon karena berbagi informasi intelijen terkait rencana serangan teroris di Rusia. Atas informasi tersebut, serangan bisa dicegah. Demikian disampaikan Kremlin.
Dinas Keamanan Federal kemudian mengkonfirmasi bahwa informasi yang diberikan AS mengarahkan pada penangkapan dua warga Rusia yang merencanakan serangan teroris di tempat-tempat umum di St. Petersburg selama perayaan tahun baru. Demikian dilansir dari Russia Today, Senin (30/12).
Pernyataan Kremlin tidak memberikan rincian lebih lanjut selain menyebutkan bahwa "berbagai masalah kepentingan bersama" dibahas selama pembicaraan telepon yang diinisiasi Moskow dan kedua pemimpin sepakat mempertahankan kerja sama bilateral dalam memerangi terorisme.
Pada Oktober, kepala FSB, Aleksandr Bortnikov, mengungkapkan hubungan antara dua agen keamanan kedua negara meningkat belakangan ini, khususnya dalam bidang keamanan siber dan lainnya. Dia mengatakan saat itu AS memberikan informasi tentang orang-orang yang merencanakan serangan teroris di Rusia.
Dua tahun lalu, Washington memperingatkan Moskow terkait rencana pengeboman di katedral utama di St. Petersburg, sementara Rusia secara aktif membantu AS dalam penyelidikan pengeboman Boston Marathon tahun 2013.
Meskipun "kadang-kadang politik menghalangi satu sama lain," tetapi tidak ketika kehidupan warga sipil tak berdosa dipertaruhkan, kata Chris Phillips, mantan Kepala Kantor Keamanan Nasional Penanggulangan Terorisme Inggris.
"Kita hidup di dunia yang saling terhubung sehingga sumber-sumber intelijen yang jelas dimiliki AS juga berurusan dengan orang-orang yang merencanakan insiden di St Petersburg," katanya kepada Russia Today.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya