Putin larang semua maskapai Rusia terbang ke Mesir
Merdeka.com - Presiden Rusia Vladimir Putin melarang semua maskapai penerbangan Rusia menuju Mesir. Selama ini Mesir menjadi negara paling banyak dituju oleh turis Rusia.
Sejumlah maskapai Rusia menerapkan larangan koper-koper masuk pesawat karena khawatir memuat bom di dalamnya, seperti yang terjadi dengan pesawat maskapai Kogalymavia yang jatuh di Semenanjung Sinai akhir pekan lalu hingga menewaskan 224 orang.
Surat kabar the New York Times melaporkan, Jumat (6/11), Putin setuju menandatangani rekomendasi pelarangan itu dari Direktur intelijen Alexander Bortnikov.
"Menurut saya cukup masuk akal melarang semua maskapai Rusia ke Mesir hingga kita bisa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi (dengan pesawat Kogalymavia)," kata dia dalam komentar di stasiun televisi Rusia.
Namun belum diketahui kapan larangan itu akan diberlakukan dan kapan akan berakhir.
Putin juga dikabarkan memerintahkan anak buahnya untuk memastikan turis-turis Rusia yang berada di Mesir, termasuk di Kota Sharm el Sheikh, bisa dipulangkan dalam keadaan selamat. Pesawat Kogalymavia yang jatuh pekan lalu berangkat dari Sharm el Sheikh.
Juru bicara Putin, Ditry Peskov mengatakan kepada para wartawan di Moskow, larangan itu akan berlaku hingga "tingkat keamanan penerbangan sudah pulih kembali".
Ketika ditanya apakah Rusia meyakini terorisme sebagai penyebab pesawat Kogalymavia jatuh, Peskov menjawab: "Tidak berarti seperti itu. Tidak ada satu teori pun yang bisa menjelaskan karena tidak ada indikasi pasti yang bisa membuktikan." (mdk/pan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya