Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Putin: Korea Utara lebih pilih makan rumput ketimbang setop program nuklir

Putin: Korea Utara lebih pilih makan rumput ketimbang setop program nuklir Kim Jong-un sidak pembuatan bom hidrogen. ©REUTERS/KCNA

Merdeka.com - Presiden Rusia Vladimir Putin kemarin mengatakan apa yang terjadi di Irak dan Libya membuat Korea Utara memandang senjata nuklir sebagai satu-satunya yang bisa melindungi mereka. Dengan demikian, sanksi macam apa pun tidak akan menghentikan mereka (Korea Utara).

"Terus-terusan pamer kekuatan militer dalam kondisi semacam ini berarti tidak peka. Ini bisa berujung pada kiamat dunia dan hancurnya manusia. Tidak ada cara lain untuk menyelesaikan masalah nuklir Korea Utara selain dengan dialog yang damai," kata Putin, seperti dilansir laman Russia Today, Rabu (6/9).

presiden rusia vladimir putin 001

Presiden Rusia Vladimir Putin telegraph.co.uk

Invasi Amerika Serikat di Irak pada 2003 dan campur tangan NATO di Libya membuat para pemimpin negara itu menyerah pada tekanan internasional dan bersedia menghentikan program senjata pemusnah massal demi dicabutnya sanksi.

"Seperti saya katakan kepada rekan-rekan saya kemarin, mereka (Korea Utara) lebih memilih makan rumput ketimbang menghentikan program nuklir," ujar Putin. "Apa yang bisa membuat mereka merasa aman? Pemulihan pada hukum internasional."

Korea Utara baru saja menggelar uji coba keenam senjata nuklirnya yang mempunyai daya ledak luar biasa hingga menimbulkan 'gempa' yang terasa di kawasan Semenanjung Korea dan sekitarnya.

Uji coba itu kontan menuai kecaman dunia internasional. Korea Selatan dan Amerika Serikat kontan menggelar operasi latihan militer bersama untuk mengantisipasi serangan Korea Utara.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP