Pria Saudi bikin heboh selundupkan 12 botol miras di balik gamis
Merdeka.com - Seorang pria asal Arab Saudi ditangkap petugas keamanan setempat lantaran membawa 12 botol minuman keras di gamisnya (dishdasha). Penangkapan ini disampaikan oleh Kepala Bea Cukai Bandara King Abdul Aziz, Daifallah Al Otaibi.
Pria tak diungkap namanya ini baru saja kembali dari Bahrain ke rumahnya, di Jeddah. Petugas bea cukai mencurigai gerak-gerik pria itu karena kikuk dengan jubah yang dia kenakan.
"Kami mencurigai ada yang aneh pada dirinya. Kami memutuskan untuk menahan tersangka," ujarnya seperti dilansir dari situs emirates247, Selasa (15/9).
Daifallah mengataka dari balik jubahnya, ditemukan 12 botol alkohol. Minuman tersebut disembunyikan di kantong-kantong celananya serta pakaian dalam yang dikenakan pria tersebut.

Sebagai negara yang menerapkan Syariah Islam, Kerajaan Saudi jelas melarang peredaran hingga konsumsi miras. Walau hukuman mengedarkan minuman beralkohol sangat keras, termasuk penjara lebih dari dua tahun, tapi tetap ada permintaan di negara kaya minyak itu terhadap khamer.
Sebelum penangkapan pria pulang dari Dubai itu, kasus lebih menghebohkan terjadi pada 13 April lalu. Petugas bea cukai Arab Saudi menggagalkan upaya penyelundupan 19.188 botol minuman beralkohol. Pelaku berusaha menyembunyikan botol alkohol di antara pasta tomat dan kantung kecil beras. (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya