Pria Rusia Ditangkap Karena Iseng Bikin Konten Prank Virus Corona
Merdeka.com - Pihak berwenang Rusia menangkap orang iseng yang meniru gejala terjangkit virus corona dan menjatuhkan dirinya di dalam kereta metro sebagai bentuk lelucon atau prank.
Cuplikan yang dibagikan di dunia maya menunjukkan seorang pria muda yang mengenakan masker di metro Moskow tiba-tiba jatuh ke lantai, sementara teman-temannya berteriak kepada para penumpang di gerbong yang ramai dan mengatakan jika temannya terjangkit virus mematikan tersebut. Hal itu sontak membuat penumpang lain panik dan menjauh dari pria itu.
Kantor berita pemerintah Rusia TASS, melaporkan tersangka, yang bernama Karomatullo Dzhaborov, ditahan pada 8 Februari oleh polisi atas dugaan membuat kekacauan. Pelaku kejahatan itu terancam hukuman maksimal lima tahun penjara. Demikian dikutip dari CNN, Rabu (12/2).
Video itu diunggah di akun media sosial bernama kara.prank pada 2 Februari. Sejak peristiwa itu video tersebut telah dihapus dari YouTube dan Instagram, namun masih dapat dilihat di saluran Telegram.
Ajukan Banding
Kementerian Dalam Negeri Rusia mengatakan polisi juga mengidentifikasi dua orang yang juga terlibat prank dan diberlakukan larangan keluar Moskow.
Pengadilan Cheryomushkinsky Moskow memerintahkan Dzhaborov, seorang warga negara Tajikistan, ditahan di pusat penahanan pra-persidangan sampai 8 Maret.
Pengacara tersangka Alexei Popov mengatakan kepada TASS kliennya melakukan lelucon untuk meningkatkan kesadaran tentang penyakit ini. Pihaknya juga akan mengajukan banding atas keputusan pengadilan untuk menangkap kliennya.
Reporter Magang: Roy Ridho
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya