Pria Palestina penjual bolpoin donasikan uangnya buat pengungsi lain
Merdeka.com - Kisah menyentuh dari seorang penjual pena asal Palestina yang menjadi pengungsi di Suriah beberapa waktu lalu mendapat respon yang postif dari netizen. Mereka yang terketuk hatinya melakukan donasi bersama hingga terkumpul uang senilai Rp 1,8 miliar.
Kendati demikian, pria yang diketahui bernama Abdul itu mengatakan dirinya sangat ingin membantu mereka (pengungsi) yang bernasib sama. Kisah Abdul ditemukan oleh wartawan asal Islandia Gissur Simonarson yang tengah meliput di Ibu Kota Beirut, Libanon.
"Saya ingin menolong pengungsi Suriah lain setelah foto saya yang menjual pena itu menjadi viral, dan mengawali donasi dari para dermawan hingga terkumpul jumlah yang tidak sedikit," kata Abdul, seperti dikutip dari stasiun televisi Al Arabiya, Minggu (30/8).
Carol Molouf, salah seorang penyumbang dana bagi Abdul bertemu langsung dengan pria yang dibantunya itu.
Dalam masa lalunya diceritakan Abdul adalah seorang yang bekerja di pabrik coklat, namun setelah kepindahannya yang berstatus pengungsi, dia tidak mendapat kebebasan untuk bekerja dan terpaksa menjual apa saja yang dia bisa. (mdk/pan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya